Jumat, 29 Maret 2013

Toyota Avanza

 Lahirnya Avanza pada 2004 silam adalah wujud diferensiasi produk dan pengembangan detil produk untuk lebih menyesuaikan dengan segmentasi pasar yang semakin kompleks. Lini produknya adalah Toyota Kijang yang berusaha di pecah menjadi 2. Maka lahirlah Innova untuk midle MPV dan Avanza untuk Low End MPV. Pemecahan lini produk ini masih berlanjut. Slanjutnya Innova dikembangkan untuk type midle SUV menjadi Fortuner, dan Avanza dikembangkan untuk mini SUV menjadi Rush.

Seolah melanjutkan kesuksesan generasi kijang, Avanza juga mengukir prestasi penjualan yang sangat fantastis. Bahkan menjadi market leader di kelasnya.

Avanza Generasi I


Generasi I ini menurut saya punya keunguan di front bumper yang terasa lebih manis karena disain simple yang terkesan utuh. Beda dengan generasi II yang terkesan berantakan (Type E dan G).

Interior
Interiornya yg pertama pake warna hitam, kemudian diperbarui dengan warna cream dengan lingkar kemudi  tetap sama palang 3 khas kijang LGX 2002.

Avanza Generasi II



Interior

Interior tidak jauh beda sama generasi I, hanya beda warna dan lingkar kemudi. Bentuk dashboard masih tetap tidak enak dilihat, bahkan terkesan seperti mobil korea. Berdasarkan pengalaman dan hasil perbandingan, memang dashboard avanza paling tidak menarik diantara MPV sekelasnya. Tapi walaupun begitu, saya juga penguna setia Toyota. Itulah hebatnya Toyota, meski tidak menarik dan disain paling kalah dibandng MPV dikelasnya buktinya seya tetep beli Avanza G 2009.

Avanza Generasi III
 

 
Interior


Perubahan cukup menarik di sektor interior. dan ini cukup melegakan saya. Saya yang sudah bertahun tahun merasakan gelisah dengan dashboard paling kacau itu akhirnya bisa tersenyum. Disain dashboard All New Avanza lebih segar, dan layak. Kombinasi two tone dan disain lebih ramping terasa lebih lega dan pantas untuk bersaing dengan MPV skelasnya. Fitur berupa tilt steering baru muncul disini (2012) padahal MPV lain dengan harga sama (sebut saja APV X dan Arena GX) yang kebetulan saya juga pake, sudah menyematkan fitur ini sejak 2005 silam (Toyota dalam hal ini yg sekelas adalah Avanza G ketinggalan 7 tahun = ironis).

Tampilan segar berikutnya pengunaan plafon model pres dengan blower AC tertanam didalamnya. Dalam hal inipun Avanza G ketinggalan dibanding Arena GX yang sudah mengunakanya sejak 2008 (Avanza ketinggalan 4 tahun). Pada odometer dan tripmeter All New Avanza sudah pake digital (Avanza G ketinggalan 7 tahun dibanding APV X yang sudah memakainya sejak 2005). Pada sektor audio, kali ini Avanza G sudah mengunakan HU dengan CD player (padahal APV X sudah pake HU DoubleDin sejak 2005, telat lagi 7 tahun). Tapi ada 1 yang masih mengecewakan, All New Avanza G masih belum dilengkapi dengan panel pengatur semburan AC yang bisa kebawah atau keatas, kalah dibanding Arena GX yang sudah peka keinginan konsumen sejak 2008 (lagi lagi Avanza G kalah telak). Tapi emang Toyota luar biasa, walaupun serba ketingalan tapi untuk generasi III ini saya juga tetap beli lagi. Hehehe.

Kabin generasi III ini kerkesan lebih lapang, karena perubahan disain seat yang lebih ramping. Posisi pengemudi lebih gampang memantau kondisi sekeliling karena posisi seat yang dirancang lebih tinggi dari pada generasi sebelumnya. dan lagi seat baris kedua bisa dimaju mundurkan layaknya Innova.

Perbandingan APV X vs Avanza G Generasi I, dan Arena GX vs Avanza G Generasi II adalah type yang sebanding. Karena sama2 MPV Low End type menengah. Kalo All New Avanza sepertinya sebanding dengan Ertiga. Tapi saya belum bisa menulis perbandingan karena belum beli Ertiga.

Catatan: Artikel ini hanya tulisan perbandingan berdasarkan pengalaman pribadi yang sangat subyektif. Plus minus produk tidak mewakili keenyataan produk secara keseluruhan.

1 komentar: